UAS

 Mata Kuliah: Dasar Penulisan Media

Program Studi: MPM

Semester: 1

Kelas: C

Nama: Rizky Nurul Affandi

NPM: 210104200074

Dosen: Ryan Adzani., S. Ikom., M. Sn.

Isi:

 

Mari Berkenalan dengan Pendidikan Vokasi

Foto: Ilustrasi (Shutterstock)

            Program vokasi saat ini menjadi pilihan alternatif untuk melanjutkan studi di jenjang pendidikan tinggi. Lulusan program Vokasi biasanya banyak dicari oleh perusahaan. Lalu, apa yang sebenarnya dipelajari selama menempuh Pendidikan Vokasi?

Sebenarnya ada beberapa pendidikan tinggi yang berlaku di Indonesia. Berdasarkan Undang-Undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan tinggi di Indonesia memiliki tiga jenis yang klasifikasi, yaitu:

·       Pendidikan Akademik merupakan pendidikan yang mengarah pada pengembangan dan penguasaan disiplin ilmu pengetahuan, seni, dan teknologi tertentu. Pendidikan akademik akan lebih banyak mendapatkan teori dibanding praktik saat berkuliah. Perbandingan antara teori dan praktik sekitar 60:40. Cakupan pendidikan akademik, yaitu sarjana (S1), magister (S2), dan doktoral (S3).

·       Pendidikan Vokasi adalah pendidikan yang mengacu kepada penguasaan keahlian terapan sesuai bidang yang diambil. Pendidikan Vokasi adalah kebalikannya dari pendidikan Akademik, praktik dan teorinya berbanding 60:40. Pendidikan Vokasi mencakup program pendidikan Diploma I (D1), Diploma II (D2), Diploma III (D3), dan Diploma IV (D4).

·       Pendidikan Profesi / Spesialis adalah lanjutan dari pendidikan sarjana dengan tujuan mempersiapkan peserta didik untuk dapat memiliki pekerjaan dengan persyaratan keahlian khusus dan juga mendapatkan gelar profesi/keahlian tertentu.


Berikut Infografik perbedaan antara pendidikan akademik, vokasi, dan profesi.


            Dengan demikian, pendidikan vokasi adalah pendidikan yang memiliki visi untuk menjadikan para peserta didiknya siap dengan kemampuan tenaga ahli profesional dalam mengembangkan, menerapkan, dan menyebarluaskan teknologi sekaligus mengusahakan penggunaannya secara optimal di tengah-tengah masyarakat.

Pendidikan  Vokasi itu seperti Apa Sih?

            Pendidikan vokasi memiliki empat tingkat pendidikan studi, yaitu:

·       Diploma 1 dengan durasi studi umumnya 1 tahun (32 SKS). Lulusan dari Diploma 1 akan mendapat gelar A.P. (Ahli Pratama).

·       Diploma 2 dengan durasi studi umumnya 2 tahun (64 SKS). Lulusan dari Diploma 2 akan mendapat gelar  A.Ma. (Ahli Muda).

·       Diploma 3 dengan durasi studi umumnya 3 tahun (122 SKS). Lulusan dari Diploma 3 akan mendapat gelar  A.Md. (Ahli Madya).

·       Diploma 4 dengan durasi studi umumnya 4 tahun (144 SKS). Lulusan dari Diploma 4 akan mendapat gelar  S.Ter. (Sarjana Terapan) yang setara dengan lulusan Sarjana (S1).

Keempat tingkatan di atas memiliki syarat kelulusan berupa laporan praktik dan laporan karya ilmiah. Perbedaan paling besar dari keempat tingkatan di atas adalah komposisi perkuliahannya. Dalam jenjang S1, pembelajarannya fokus terhadap teori, sedangkan pembelajaran dari jenjang D4 berupa praktik.

Ini Dia Kelebihan Pendidikan Vokasi

            Ternyata pendidikan vokasi memiliki banyak kelebihan. Ini dia beberapa kelebihannya dibanding dengan pendidikan sarjana:

·       Pembelajaran Dominan pada Praktik

            Dengan tujuan mencetak tenaga kerja yang handal dalam bidangnya, pendidikan vokasi lebih berfokus pada mata kuliah keterampilan daripada mata kuliah teori. Kurikulum vokasi memang sudah di rencanakan agar lulusannya mendapat lebih banyak pengalaman kerja.

·       Pilihan Bidang Keilmuan Cukup Variatif

            Setiap industri pendidikan membuka sejumlah jurusan yang bervariasi. Misalnya Pendidikan Vokasi yang jurusannya cukup terkenal adalah Broadcasting, Pariwisata, Manajemen Informatika, Public Relations, Administrasi Fiskal, dll.

·       Kurikulum Disesuaikan Kebutuhan Industri

            Pendidikan Vokasi di Indonesia terus mengalami pembaharuan. Kurikulum pada Pendidikan Vokasi telah dirancang untuk bisa memenuhi kebutuhan industri. Pihak kampus yang memiliki Program Vokasi biasanya akan memfasilitasi untuk magang dan penyaluran kerja.

        Wikan Sukarinto sebagai Dirjen DIKSI, memberikan  tanggapan mengenai pendidikan vokasi untuk menjawab tantangan inovasi dibidang kebutuhan industri. “Vokasi itu menjadi pilar kemajuan di setiap negara maju manapun,” ujarnya dalam Webinar Pendidikan Vokasi Menjawab Tantangan Inovasi. Webinar tersebut bisa disaksikan video dibawah ini:

Bagaimana, Apakah Kamu Tertarik dengan Pendidikan Vokasi?

Secara garis besar, pendidikan vokasi cocok bagi peserta didik yang:

·       Tertarik dengan ilmu praktis yang bisa diterapkan dalam dunia kerja nantinya.

·       Ingin menguasai kemampuan spesifik.

·       Ingin memiliki kesempatan kerja yang lebih mendalam.

Sudah menentukan pilihanmu belum, nih?

 

Referensi:

https://edukasi.kompas.com/read/2019/12/08/14242351/yuk-mengenal-perbedaan-pendidikan-akademik-vokasi-dan-profesi?page=all#:~:text=Pendidikan%20Vokasi%20adalah%20pendidikan%20mengacu,dan%20teorinya%20berbanding%2060%3A40.

https://news.okezone.com/read/2016/08/22/65/1470225/yuk-kenalan-dengan-pendidikan-vokasi

Video Selengkapnya:

https://youtu.be/hxOKiej-gf8

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas 7 - Identifikasi Naskah Program Berita Televisi

Identifikasi Elemen-Elemen Audio pada Video "Journey Into Mongolia"

Tugas 4 (LATIHAN)